Postingan

3 rresep Untuk Menghilangkan Selulit

• 3 Resep Ramuan Mujarab untuk Hilangkan Selulit By Lika Aprilia Samiadi Friday February 18, 2011 02:43 pm WIT Tak perlu pusing lagi mencari krim yang ampuh untuk mengatasi selulit di paha, perut, dan bokong Anda. Ternyata Anda bisa dengan mudah meracik sendiri 'obatnya'. Bahan utamanya: ampas kopi! Tak peduli berapa umur Anda, apa jenis kulit Anda, dan berapa berat badan Anda, selulit selalu jadi musuh besar. Ia biasanya muncul di paha, perut, dan bokong, yang membuat kulit kita terlihat bergaris-garis kasar bak kulit jeruk. Selama bertahun-tahun, wanita di seluruh dunia mencari berbagai krim dan obat untuk menghilangkan selulit. Padahal, hanya berbekal serbuk kopi, kita bisa meracik ramuannya sendiri, lho. Salah satu metode yang paling ampuh untuk menghilangkan selulit adalah pijat. Dengan pijat, sirkulasi darah jadi lebih lancar, dan sel-sel lemak bisa lebih mudah dihancurkan. Sementara itu, penelitian menunjukkan bahwa krim antiselulit yang dianggap paling ampuh ...

kagum pada Diri sendiri

Kagum Pada Diri Sendiri Ditulis pada September 7, 2007 oleh suryaningsih “…..Janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri.” (QS. Al Qashash : 76) ARTI KATA 1. Arti Bahasa : Merasa gembira dan menganggap baik (wala amatun mu�minatun khairun khairun min musyrikatin walau a�jabatkum…) (QS 2/221). 2. Arti Definisi : Merasa gembira dan bangga terhadap diri sendiri dan dari apa yang bersumber dari dirinya baik terhadap perkataan atau perbuatan tetapi tidak sampai diketahui oleh orang lain, baik perkataan maupun perbuatan tersebut baik atau buruk. SEBAB-SEBAB BANGGA DIRI 1. Kebiasaan dari sejak kecil. Seorang yang sejak kecil dibiasakan ikhlas, maka ia akan jauh dari sifat sombong dan bahkan ia tidak akan takut pada siapapun untuk berkata benar sebagaimana perkataan Musa as pd Fir’aun (Hadza ni�matun tamunnu �alayya �an �abbadta bani Israil … QS 26/22). 2. Menyanjung atau memuji dihadapan seseorang tanpa memperhatikan adab...

Antara sabar dan mengeluh

Antara Sabar dan Mengeluh Pada zaman dahulu ada seorang yang bernama Abul Hassan yang pergi haji di Baitul Haram. Diwaktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang wanita yang bersinar dan berseri wajahnya. "Demi Allah, belum pernah aku melihat wajah secantik dan secerah wanita itu,tidak lain pasti karena tidak pernah risau dan bersedih hati." Tiba-tiba wanita itu mendengar ucapan Abul Hassan lalu ia bertanya, "Apakah katamu hai saudaraku ? Demi Allah aku tetap terbelenggu oleh perasaan dukacita dan luka hati kerana risau, dan seorang pun yang menyekutuinya aku dalam hal ini." Abu Hassan bertanya, "Bagaimana hal yang merisaukanmu ?" Wanita itu menjawab, "Pada suatu hari ketika suamiku sedang menyembelih kambing korban, dan pada aku mempunyai dua orang anak yang sudah boleh bermain dan yang satu masih menyusu, dan ketika aku bangun untuk membuat makanan, tiba-tiba anakku yang agak besar berkata pada adiknya, "Hai adikku, maukah aku tunjukkan padam...

jika kita mencintai

Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo’akannya walaupun dia tidak berada disisi kita. Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita ? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta … Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika kamu masih tidak dapat melupakannya. Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan. Jangan s...

Hidup Kita Di dalam 3 Hari

HIDUP KITA CUMA DI DALAM 3 HARI 1. Semalam : Sudah menjadi sejarah 2. Hari ini : Apa yang sedang kita lakukan 3. Esok : Hari yang belum pasti Hisablah hari pertama semoga hari yang kedua kita lebih baik dari hari yang pertama. Jangan mengharap hari yang ketiga kerana mungkin ajal kita pada hari yang kedua. HIDUP CUMA DALAM 2 NAFAS: 1. Nafas Naik 2. Nafas Turun Hargailah Nafas yang naik kerana udara yang disedut adalah pemberian Allah secara percuma dan carilah keredhaanNya dalam menggunakannya. Bertaubatlah dalam Nafas yang kedua kerana mungkin nafas itu yang terakhir keluar dari tubuh bersama Nyawa dan Roh untuk meninggalkan dunia yang fana ini. HIDUP YANG ABADI CUMA ADA 2 TEMPAT: 1. Kekal di dalam neraka 2. Kekal di dalam syurga Ingatlah kecelakaan neraka itu amat mengerikan dan kita hanya diyakinkan oleh keyakinan kita kepada rukun IMAN. Rukun Iman itu pula ada 6 dan hilang salah satu darinya maka hilanglah ia. Kelazatan dan kesejah...

Buta Cinta

BUTA CINTA : Sesat Di Dunia, Merana Di Akhirat Oleh : Ahmad Muhammad Haddad Assyarkhani Di Sebuah Taman Kota Metropolitan...... Para pekerja yang sibuk membersihkan kawasan taman rekreasi gempar. Raungan bunyi ambulan begitu mengejutkan ketika pagi yang masih terlalu awal ini. Kelihatan beberapa petugas kesehatan begitu sibuk memberi pertolongan kepada sepasang muda-mudi yang terperangkap di dalam sebuah Rel Kereta API di Kota tersebut. Naas bagi pasangan merpati dua sejoli itu, malaikat maut telah mencabut nyawa mereka dalam keadaan yang sungguh tragis dan memilukan. Apa yang terjadi sebenarnya? Ternyata sepasang muda-mudi itu nekad membunuh diri dengan menutup Jalan Kereta API,pada saat itu mereka mengikat diri di rel tersebut. Akibatnya mereka mati dalam keadaan berpelukan dan saling berciuman dengan kondisi tubuh hancur di lindas Kereta api, sehingga begitu sukar pihak bertanggung jawab memisahkan antara dua jasad tersebut. Begitu �mengharukan�!. Didalam rel kereta ter...

Kebenaran Ilmiah Al-Quran

Kebenaran Ilmiah Al-Quran Ditulis pada Juli 16, 2007 oleh suryaningsih Al-Quran adalah kitab petunjuk, demikian hasil yang kita peroleh dari mempelajari sejarah turunnya. Ini sesuai pula dengan penegasan Al-Quran: Petunjuk bagi manusia, keterangan mengenai petunjuk serta pemisah antara yang hak dan batil. (QS 2:185).Jika demikian, apakah hubungan Al-Quran dengan ilmu pengetahuan? Berkaitan dengan hal ini, perselisihan pendapat para ulama sudah lama berlangsung. Dalam kitabnya Jawahir Al-Quran, Imam Al-Ghazali menerangkan pada bab khusus bahwa seluruh cabang ilmu pengetahuan yang terdahulu dan yang kemudian, yang telah diketahui maupun yang belum, semua bersumber dari Al-Quran Al-Karim. Al-Imam Al-Syathibi (w. 1388 M), tidak sependapat dengan Al-Ghazali. Dalam kitabnya, Al-Muwafaqat, beliau –antara lain– berpendapat bahwa para sahabat tentu lebih mengetahui Al-Quran dan apa-apa yang tercantum di dalamnya, tapi tidak seorang pun di antara mereka yang menyatakan bahwa Al-Quran mencaku...